Pertemuan Evaluasi Penyelenggaraan Laboratorium Kesehatan Masyarakat Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2024
Balai
Laboratorium Kesehatan Pengujian dan Kalibrasi (BLKPK) Sebagai UPT Dinas Kesehatan Provensi NTB memiliki tanggung jawab melaksanakan tupoksi
pengelolaan laboratorium kesehatan masyarakat.
Pelaksanaan
tupoksi tersebut tertuang dalam Permenkes no 25 tahun 2023 tentang Organisasi dan Tata Kerja UPT
bidang Labkesmas dan RKMK tentang standar Labkesmas.
Tertuang dalam
regulasi tersebut, BLKPK sebagai Labkesmas tier 3 memberikan pembinaan
Penguatan labkesmas tier 2 dan tier 1, (Kota/Kab) dan tier 1
di puskesmas . Terkait hal itu BLKPK Prov. NTB menggelar kegiatan βPertemuan Evaluasi
Penyelenggaraan Laboratorium Kesehatan
Masyarakat Tingkat Provinsi
Nusa Tenggara Barat
Tahun 2024β .
Kegiatan ini berlangsung mulai Hari Kamis β Sabtu , tanggal 18 β 21 September 2024 di Hotel Grand Legi Mataram.
Kegiatan ini Di awali
oleh Ketua panitia penyelengra yaitu Kasi
pelayanan Laboratorium Kesehatan Hj. Dian
susilawati, SST., M.Keb menyampaikan laporan kegiatan.
Kemudia di
lanjutkan oleh kepala dinas keshatan provinsi ntb Dr. dr. H. L. Hamzi Fikri, M.M, MARS., sekaligus membuka kegiatan pertemuan Evaluasi Penyelenggaraan
Laboratorium Kesehatan Masyarakat Tingkat
Provinsi NTB, Rabu (18/9/2024) di Grand Legi, Mataram. Turut hadir dalam kegiatan ini, Kepala BLKPK dr.
Handomi.M.Kes, Kepala Bidang Pemerintahan &
Pembangunan Manusia BAPPEDA Provinsi NTB, Huailid,
S.Sos., M.Si.
Nara sumber kegiatan ini :
1.
Tim
Kerja Direktorat Tata
Kelola Kesehatan Masyarakat Kemenkes RI dr. Juzi Deliana, M.Epid ,
2.
Kepala BLKPK Provinsi NTB dr. Handomi M. Kes,
3.
Tim
kerja Takelesmas Dinas Kesehatan Provinsi NTB Andang Sari, Ssi., Apt., M.Farm
4.
PJ. Mutu BLKPK Desak Raka Sunariningsi, S.Si
Peserta dari Provinsi yaitu Dinas Kesehatan, BLKPK Provinsi
NTB, Bappeda Provinsi NTB Rumah Sakit Mata, dan Rumah Sakit Umum Daerah Provnsi
NTB.
Peserta dari 10 Kab/Kota
masing-masing diwakili oleh Labkesda 1
orang, Bappeda 1 0rang, dan dinas Kesehatan Kab/Kota bidang yang membina/Labkesda
atau labkesmas tier 2.
Tujuan
kegiatan ini adalah untuk memonitor, membina dan mengevaluasi penyelenggaraan
labkesmas di Kab/Kota dan Puskes smas terhadap aspek SDM, Sarpras, Peralatan, jenis
pemeriksaan, Jejaring labkesmas dan Penjaminan Mutu Labkesmas. Karena untuk
dapat mewujudkan pelayanan labkesmas yang bermutu dan memenuhi standar semua
aspek diatas harus terpenuhi. Dan dari
kegiatan ini dapat diketahui aspek-aspek di atas belum terpenuhi sesuai
standar, serta 5 Kabupaten belum memilik Labkesmas (KLU,
KSB, Sumbawa dan Kab. Bima
Kab, Lotim) Namun
dengan materi-materi yang disampaikan oleh Narasumber-narasumber dan hasil
diskusi lintas sektor dalam pertemuan ini dapat disimpulkan bahwa perwakilan Bapeda
dan Dinas Kesehatan masing-masing wilayah berkomitmen mendukung penuh untuk
penyelenggaraan Labkesmas yang bermutu dan memenuhi standar, segera akan
membantu advokasi ke pemegang kebijakan untuk pemenuhan kekurangan SDM,
Peralatan, Sarpras, Penjaminan Mutu beserta BMHPnya dan membantu advokasi
penyediaan lahan bagi kabupaten yang belum memiliki labkesmas, karena fungsi labkesmas sangat penting dalam
menegakan diagnose penyakit, dan
merupakan garda
terdepan saat terjadi KLB seperti Pandemi Covid tahun 2020.
Dengan adanya
pertemuan dan hasil diskusi serta komitmen lintas sektoral ini semoga dapat
menyegerakan terwujudnya pelayanan Labkesmas yang bermutu dan standar dalam
meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Peningkatan standar
mutu pelayanan untuk memenuhi standar akreditasi dan kepuasan Masyarakat